Jalan itu hidup dan hidup itu jalan

Malam ini kulangkahkan kaki menuju jalan-jalan Dompu mengikuti Purnama yang indah tanpa ada awan yang menghalangi.

Bulan purnama tiba kubayangkan sebuah lepi di pangkuan dengan stelarium dijalankan sambil menentukan koordinat dimana saya berada.
Sebuah keinginan yang entah kapan akan terkabulkan dengan system berbasis open source dan seperangkat alat bekerja didalamnya.
Ah kapan itu dapat terwujud.
Ya sudahlah.

Kini menatap bulan yang memperlihatkan keindahannya, seandainya kau tahu aku disini merindukanmu.

Masih menatap bulan dan bintang walau jauh tapi terasa dekat.

Kutuliskan cerita ini, agar esok hari kau tahu, kalau tulisan ini tercipta karenamu.

Masih tetap memandang langit walau jauh tapi kucoba rasakan walau tak sempurna apa yang kurasa.

Setiap langkah kujalani penuh luka, tapi tak pernah air mata ini menetes basahi pipi.

Kini ku sampai di tempat dimana aku tinggal, dimana aku rasakan luka, dimana aku rasakan duka, di sebuah kamar tanpa lampu, tempat spesial dalam hidupku.

Jalani dengar penuh rasa, jika tak mampu coba bertahan jikalau tak kuat rasakan dan nikmati.


Jalan itu hidup dan hidup itu jalan Jalan itu hidup dan hidup itu jalan Reviewed by Furkan Samadha on 3:04 PM Rating: 5