Lambat laun pasti akan mati

Saat melewati beberapa ruas jalan negara, khususnya di sepanjang jalan
yang dipinggirnya berdiri pohon - pohon pelindung dimana pada pohon -
pohon tersebut ditempel dengan paku gambar - gambar serta foto maupun
iklan dari para calon legislatif anggota DPRD kab. Dompu dari berbagai
macam partai politik.

Apa yang membuat coretan ini terus tercoret sampai akhir? Semuanya
berawal dari beberapa tahun lalu, saat berkebun dan dikebun menjadi
keseharian, terik dan panas menjadi kebiasaan, dingin dan gelap
menjadi teman.

Disaat pagar kebun mulai melebar, mencoba mencari batang pohon serta
bambu untuk menutupi lubang agar gangguan dari hewan pengganggu
tanaman tidak masuk menyerang dalam kebun.

Untuk menguatkan bambu-bambu yang sudah dibelah memanjang, dipaku ke
batang pohon hidup untuk menguatkan disamping diikat, setelah beberapa
bulan batang pohon yang dipaku benjol - benjol dan mati. Semua yang
kena paku pohon serta batangnya mati, dan tergantung dari besar
kecilnya pohon.

Hal yang sama juga akan berlaku jika pohon - pohon dipinggir jalan
yang dipaku - dipaku - dipaku terus untuk menempelkan foto, iklan,
dari produk maupun caleg lambat laun akan mati. Jika hanya dicabut
foto, iklan atau apapun itu namanya, selama paku masih menancap di
pohon, lambat laun akan mati.

Ditulis dan di publikasikan melalui email dompu.info sambil menunggu
berbuka puasa.

Selamat menjalankan ibadah puasa.
Lambat laun pasti akan mati Lambat laun pasti akan mati Reviewed by Furkan Samadha on 1:54 PM Rating: 5